2019 Dana Desa Sumsel Capai 2,6 Triliun

PALEMBANG Dana desa di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 dialokasikan sebesar Rp 2,6 Triliun, naik Rp 300 Miliar dari tahun 2018.

“Jumlah Dana desa tahun 2015 sebesar Rp 775 Miliar, tahun 2016 sebesar Rp 1,7 Triliun, tahun 2017 sebesar 2,2 Triliun, tahun 2018 sebesar 2018 2,3 Triliun, dan tahun 2019 dialokasikan sebesar Rp 2,6 Triliun,” kata Gubernur Herman Deru saat acara Evaluasi kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat serta sosialisasi prioritas penggunaan dana desa tahun 2019.

Menurutnya dana desa tersebut menjangkau 13 Kabupaten dan 1 kota di Sumsel, dengan sebaran di 232 kecamatan serta 2.859 desa, namun pada tahun 2018 berkurang menjadi 2.853 desa karena 6 desa di Kabupaten Empat Lawang sudah menjadi kelurahan.

“Tapi kabar baiknya, pemerintah juga mengucurkan dana untuk kelurahan-kelurahan,” ujar Herman Deru.

Dia menjelaskan dana desa sudah terserap sebanyak Rp 9,8 Triliun selama empat tahun terakhir untuk biaya pembangunan ekonomi pedesaan.

Herman Deru mengklaim melalui dana desa sudah dibangun jalan desa mencapai total 5 juta meter, digunakan juga membangun jembatan dengan total panjang 5.000 meter, 502 unit BUMDes, 149 unit tambatan perahu, 1.258 unit PAUD, 391 unit Posyandu.

“Semoga bertambahnya dana desa, pembangunan ekonomi di desa semakin gencar dan kesejahteraan masyarakat desa ikut meningkat,” tambah Herman Deru.

Sementara Presiden Joko Widodo mengatakan total dana desa Rp 187 Triliun empat tahun terakhir sudah menjangkau 74.000 desa, diharapkan perputaran uangnya tetap di wilayah desa.

“Dana desa jangan ada yang kembali ke pusat, semakin banyak perputaran uang di desa kesejahteraan masyarakatnya pasti meningkat, itu teori ekonominya, kalau bangun jalan pake warga desanya, jgn suruh orang desa lain, jadi uangnya untuk warga sendiri,” pesan Jokowi.(sr)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: