Anggota DPRD Kabupaten PALI Kecewa Pembangunan Gedung Kantor Mereka Minim Koordinasi.

pelitapublik.com PALI, Kemajuan pembangunan di berbagai bidang di kabupaten muda ini adalah hal membanggakan yang patut kita apresiasi bersama, setelah beberapa tahun belakangan pemerintah daerah lebih fokus dalam pembangunan infrastruktur jalan yang memang sangat memprihatin kan di seantero kabupaten ini, mulai tahun anggaran 2019 APBD PALI mulai ber alih kepada pembangunan pasilitas pasilitas gedung perkantoran guna meningkat kan mutu pelayanan terhadap masyarakat,
Khusus nya gedung kantor DPRD kabupaten PALI sendiri mendapat kan prioritas pertama untuk di bangun sebelum gedung gedung perkantoran lain nya.

“karena pemerintah daerah sendiri menilai kebutuhan DPRD adalah kebutuhan yang sangat mendesak karena di sanalah aspirasi masyarakat dapat di salur kan dan anggaran serta aturan dapat di sah kan, akan tetapi bangunan senilai Rp.9.750.350.000.00 yang di laksana kan oleh Pt.CARO KITO dengan waktu pengerjaan 180 hari ini di nilai belum mengakomodir semua kebutuhan para anggota dewan dalam bekerja.

“luas gedung hanya 27×27 meter persegi,ruang rapat PARIPURNA kecil sekali,ruang rapat BANGGAR di mana, ruang rapat KOMISI di mana, ruang istirahat di mana, ruang tunggu di mana, tidak mungkin semua ruang bisa di bagi dalam gedung yang hanya berukuran segitu” kata H.ASRI.AG.SH selaku Ketua DPRD kabupaten PALI dengan nada kesal.

Selanjut nya politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga menyatakan kekecewaan nya ke pada pihak Dinas PU PERKIM kabupaten PALI yang sangat minim koordinasi, semenjak dari awal tidak mengikut sertakan pihak DPRD dalam merencanakan detail keseluruhan pembagian ruang gedung tersebut, Kami kan yang akan menggunakan nya, kami yang lebih mengetahui apa kebutuhan kerja kami maka kami yang seharus nya ikut juga di ajak dalam proses perencanaan pembangunan kata IRWAN.ST wakil ketua dewan.

Sementara itu PPTK proyek pembangunan gedung kantor DPRD tersebut AKHMAD HIDAYAT saat di temui awak media di kantor nya di dinas PU PERKIM kabupaten PALI mengatakan terkait masalah itu pihak nya telah mendapat kan panggilan dari pihak DPRD PALI.

Kami telah di panggil dan di tegur oleh pihak DPRD terkait pembangunan gedung tersebut.dan kami siap dan akan mengakomodir semua keluhan dan permintaan para anggota dewan tersebut dan kami akan melakukan penambahan penambahan ruang sesuai permintaan di tahap pembangunan berikut nya.

‘terkait dengan pengerjaan yang telah melampaui batas waktu pihak nya telah memberikan beberapa kali teguran resmi kepada kontraktor, dan dalam waktu dekat kami akan meminta bantuan BPKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap bangunan ini apakah sudah sesuai dengan jumlah dana yang di gelontorkan terkait dugaan masyarakat yang mengatakan bahwa fisik gedung tidak sesuai dengan besaran jumlah dana ungkapnya.(martin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: