Baru Di Bangun, Embung Desa Palak Tanah Ambruk

pelitapublik.com,Muara Enim – Bangunan Embung atau penampung air hujan di Desa Palak Tanah yang baru selesai dibangun dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2020 Dinas Tanaman Pangan, Hirtikultura dan Peternakan, Rabu (30/12) diketahui ambruk diduga karena tidak kuat menahan arus air hujan akibat konstruksi bangunan tidak sesuai spesifikasi.

Kepala Desa Palak Tanah, Haryanto, SE saat dimintai komentarnya, meminta kontraktor pelaksana pembangunan embung untuk segera memperbaikinya karena status bangunan tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Sebagaimana kita ketahui, bangunan embung tersebut baru selesai 1 bulan yang lalu, oleh karena masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan kedepan, dengan demikian masih menjadi tanggung jawab kontraktor untuk itu akan kita panggil dan meminta agar segera memperbaiki bangunan embung tersebut,” pintanya.

Salah satu pekerja yang terlibat dalam pembangunan embung, Adi (30) saat dimintai keterangannya mengakui pembangunan embung baru saja diselesaikan, menurutnya kondisi embung yang ambruk saat ini cenderung disebabkan faktor alam. (Novles/Nopri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: