Lanjutan Bantuan KEMENKOP UKM Kantor Dinas Koperasi Prabumulih Membludak

pelitapublik.com,PRABUMULIH –   Pemerintah pusat, melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) akan melanjutkan bantuan bagi para pengusaha kecil mikro dan menengah berupa suntikan dana hibah atau dana cuma-cuma sebesar 2,4 juta rupiah.

Hal ni tentunya mendapat sambutan yang positif bagi masyarkat di hampir semua daerah wilayah negeri ini. Masyarakat yang mempunyai usaha kecil, namun tengah kesulitan permodalan karena dampak pandemi ini.

Untuk mendapatkan bantuan, pelaku usaha mikro harus mendaftarkan atau mengajukan dirinya sebagai penerima bantuan ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing.

Sementara untuk kriterianya, disebutkan dia, adalah pengusaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan (unbakable), dan pelaku usaha merupakan WNI.

Kemudian, mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, bukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri ataupun pegawai BUMN/BUMD.

Intinya pemerintah dalan hal ini mengajak, kepada pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan pembiayaan modal kerja dan investasi dari perbankan, untuk ikut aktif mendaftarkan diri melalui dinas koperasi terdekat

Pelaku usaha mikro harus mendaftarkan atau mengajukan dirinya sebagai penerima bantuan ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah ( Kadiskop UKM ) Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing.

Untuk mengajukan para pelaku pengusaha mikro bisa mengajukan atau mendaftarkan namanya ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah ( Kadiskop UKM ) kabupaten/kota di wilayah masing-masing.

Masyarakat yang mengajukan diri akan didata dan dicek satu per satu apakah benar-benar layak mendapatkan bantuan atau tidak.

Setelah itu, pemerintah akan mengirimkan dana sebesar Rp 2,4 juta ke masing-masing rekening.

1. Warga Negara Indonesia

2. Punya Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Memiliki usaha mikro

4. Bukan PNS, TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

6. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha berbeda dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha atau SKU

Sebagaimana diinformasikan dari laman resmi Kemenkop UKM. Bahwa pendaftaran untuk bantuan UMKM Rp 2,4 juta ini tak bisa dilakukan secara online.

Artinya hanya dapat dilakukan dengan offline dan hal ini ternyata menimbulkan cerita baru bagi masyarakat yang antusias mengajukan permohonan bantuan ini.

Saat pandemi Covid-19 ini masih mengintai semua masyarakat. Dan makin ketatnya peraturan yang dibuat oleh pemerintah, serta dinas kesehatan kota ini. Ternyata dengan adanya informasi bantuan dana hibah yang viral, kita seakan kecolongan. Beberapa hari ini terlihat banyak terjadi ‘pengumpulan’ massa secara otomatis dalam jumlah yang banyak.

Seperti hari ini, terlihat kerumunan orang yang tengah berkumpul di halaman dinas koperasi kota prabumulih. Masyarakat yang berkumpul dari berbagai kelurahan kota prabumulih, cukup menjadi perhatian bagi kita yang melihatnya.

Karena seperti yang kita ketahui, semenjak Covid ini merebak, sangat jarang sekali kita melihat pengumpulan massa di kota ini.

Alangkah baiknya jika dalam hal pengajuan bantuan ini dapat diatur ketertibannya, agar tidak terjadinya pengumpulan orang yang bisa menyebabkan dampak negatif disaat pandemi ini belum mereda.  (rasman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: