Pemuda Pancasila Prabumulih Dan LSM Cahaya Negeri Mengutuk Keras Angkutan Berat Yang Membandel Lintasi Jalan Sudirman

pelitapublik.com, PRABUMULIH – Ormas dan LSM Kota Prabumulih geram dengan pemberitaan dari media ternama Tribun Pos kemarin malam perihal masih lewatnya kendaraan bertonase berat di jalan Jendral Sudirman.

Perwako no 61 tahun 2019

Meskipun pemerintah kota prabumulih, atau Walikota Ir. H. Ridho Yahya sudah mengeluarkan perwako no 61, tentang peraturan kendaraan bertonase berat dilarang lewat jalan utama, namun tetap saja hal ini tidak diindahkan oleh para supir dan juga pimpinan perusahaan.

Seperti dikabarkan sebelumnya kalau Dinas Perhubungan Kota Prabumulih menyetop konvoi mobil truck pengangkut limbah yang bertuliskan SBS (Semangat Baru Sejati)

Ini kami kutip dari berita yang di publish oleh Tribun Pos beberapa hari yang lalu.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Prabumulih Martodi HS, SH, MM saat berbincang dengan sopir Truk milik PT. SBS yang di stop tersebut kesal dengan ulah Sopir yang terus-terusan melanggar aturan padahal pihaknya telah bekerja siang-malam menjaga Kota Prabumulih dan mereka seperti merasa bebas tanpa aturan di Kota Prabumulih.

Kepala Dinas Perhubungan Prabumulih Kesal!

“Kami siang malam dek, jago Prabumulih ni, kadang nak ditombor oleh rombongan kamu ni, kadang nak di apoke, kami dak katek lagi Hargo diri kami ni, cak kacung kamu kami ni,” ujar mantan Kepala Badan KesbangPol ini dengan nada Kesal.

Kepala Dinas Perhubungan saja sampai kesal dengan ulah para supir ini. Menanggapi hal ini, ketua LSM Cahaya Negeri Kota Prabumulih, Rasman Ifhandi turut angkat bicara,

“Kalau pimpinan kota ini saja sudah tidak dihargai lalu bagaimana kita masyarakat awam, ini menyangkut perwako lho, peraturan yang diterbitkan oleh walikota. Orang nomor satu kota nanas ini. Mereka seenaknya saja lewat jalan kota, dan malah seakan melawan kepada Dinas Perhubungan Kota ini.

Kami minta kepada pimpinan perusahaan SBS agar dapat menginstruksikan kepada para supirnya agar tidak melewati jalan kota, sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap Handi menjelaskan pada media ini.

Rifki Baday mengecam keras

Senada dengan ketua LSM Cahaya Negeri, ketua MPC Pemuda Pancasila Rifki Baday Baihaqi juga mengecam keras terhadap ulah karyawan perusahaan SBS ini.

“Kami ingatkan kembali kepada pihak SBS, ini kota kami, jangan bikin kekacauan, patuhi peraturan yang ada, untuk anda pimpinan PT. SBS yang bertugas di prabumulih ini hendaknya dapat mengatur para supir yang sedang melakukan mobilisasi mengangkut limbah, baik yang kosong atau yang berisi. Silahkan lewat jalur yang sudah ditentukan oleh Dinas Perhubungan, dan diatur dalam undang-undang Perwako.

Jangan sampai nanti membuat masyarakat tambah resah, dan ini berlaku bukan buat PT. SBS saja, namun juga bagi perusahaan yang beroperasi tanpa mengindahkan peraturan yang ada, kami selaku Majelis Pimpinan Cabang Kota Prabumulih sangat tidak setuju dan mengecam keras!” Ungkap Baday.

Menurut ketentuan pada perwako tersebut, bagi kendaraan angkutan berat seperti truk, mobil tangki, dan mobil boks dilarang untuk melintas di jalan dalam kota Prabumulih yang diatur dalam Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 61 Tahun 2019. (Raif/team)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: